Software size kecil

Mungkin di antara rekan-rekan pengguna internet ada yang membutuhkan software kecil dibawah ini, software ini biarpun berukuran kecil dan gratis tapi sangat bermanfaat, bapak ibu yang belum punya bisa mendowloads dari link dibawah ini.

1.Kamus Inggris-Indonesia, Indonesia Inggris http://www.lzesoft. Com

Deskripsi ringkas
Kosa kata yang disediakan kamus ini relatif lengkap untuk pemakaian sehari-hari.
Kamus ini dapat di Install di flashdisk.

2. Robo Form

Deskripsi ringkas
Program untuk menyimpan pasword sekaligus form dan alamat situs.
Program ini sangat berguna untuk yang sering mengisi form di internet (login,mengisi form dan lain sebagainya). Dengan menggunakan software ini kita tidak perlu mengetikkan user name dan password setiap kali login ke account kita, kita juga tak perlu mengetikan isi sebuah form atau formulir (mis formulir pendaftaran kursus online dsb) mirip auto fill pada google tapi lebih lengkap.
Software ini juga tersedia dalam versi portable yang dapat di install pada flaskdisk disamping versi regular yang diinstal di hardisk.

3. Copernict desktop search

Deskripsi ringkas
Search engine yang bekerja pada local hardisk, program ini sangat membantu mencari isi/ kata atau bagian kata yang terdapat dalam sebuah dokemen.Dengan mengetikan sebuah keyword akan ditampilkan hasilnya di file apa saja kata atau bagian kata tersebut terdapat. sama dengan kita mencari sesuatu di internet dengan menggunakan search engine google, yahoo, altavista dsbnya. Semoga bermanfaat..

Digg it StumbleUpon del.icio.us

Open DNS

1. Select Control Panel from the Start menu.

Windows screenshot 1

2. Click Network Connections from the Control Panel choices.

Windows screenshot 2

3. Choose your connection from the Network Connections window.

In this screenshot, Local Area Connection is the only choice. If you have more than one, choose your default/current connection.

Windows screenshot 3

4. Click Properties button.

Windows screenshot 4

5. Select Internet Protocol (TCP/IP) and click Properties.

Windows screenshot 5

6. Click the radio button Use the following DNS server addresses
and type in OpenDNS addresses in the Preferred DNS server
and Alternate DNS server fields, then click OK.

Please write down your current DNS settings before switching to OpenDNS, in case you want to return to your old settings for any reason.

Preferred DNS server address for Open DNS is:

  • 208.67.222.222

Alternate DNS server address for Open DNS is:

  • 208.67.220.220

Windows screenshot 6

7. Restart your computer.

Visit http://welcome.opendns.com/ to test your new settings.

You should see the Welcome page from OpenDNS, as shown below.

Welcome to OpenDNS screenshot

Digg it StumbleUpon del.icio.us

Belajar sendiri pasang kabel UTP untuk jaringan

Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.

Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

kabel2.jpg
RJ 45

Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.

kabel3.jpg
Crimp Tool

OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung? OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (PC ke PC) atau juga dari hub ke hub.

Kita bahas dulu yang tipe straight
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan putih-oranye sama oranye dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya putih-oranye, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus putih-oranye, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.

kabel4.jpg
Straigh atau EIA/TIA 568B Standard

Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

kabel5.jpg
Yang kiri tipe straight dan kanan tipe cross

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

kabel6.jpg
LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.

Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

kabel7.jpg

Standard EIA/TIA-568B:
Pin Warna
1 Putih-Oranye
2 Oranye
3 Putih-Hijau
4 Biru
5 Putih-Biru
6 Hijau
7 Putih-Coklat
8 Coklat

Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):
kabel8.jpgTipe Cross

Standard EIA/TIA-568A:
Pin Warna
1 Putih-Hijau
2 Hijau
3 Putih-Oranye
4 Biru
5 Putih-Biru
6 Oranye
7 Putih-Coklat
8 Coklat

Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”. Masih bingung? Begini cara mudahnya, Ujung pertama:

  1. Putih-Oranye
  2. Oranye
  3. Putih-Hijau
  4. Putih-Biru
  5. Biru
  6. Hijau
  7. Putih-Coklat
  8. Coklat

Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:

  1. Putih-Hijau
  2. Hijau
  3. Putih-Oranye
  4. Putih-Biru
  5. Biru
  6. Oranye
  7. Putih-Coklat
  8. Coklat

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyala/hidup semua setiap lampu led dari nomor 1 sampai 8. OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat kita semua.

Digg it StumbleUpon del.icio.us

Menampilkan Folder yang di Hidden Oleh Virus

berikut tips dan trik untuk menampilkan folder yang di Hidden oleh Virus

1. Buka command prompt (DOS)

bisa via Start –>Run ketik cmd

atau pilih menu Start –> All Program –> Accessories –> command prompt

2. Pindah folder ke drive Flash disk

C:\Documents and Setting\user> e: (nama drive flash disk)

3. Lakukan pengecekan file di flash disk

E:\> dir /a

4. Gunakan syntax atau perintah attrib, untuk menampilkan file yang di hidden oleh virus

E\> attrib -S _H /S /D *

keterangan :

-S : Untuk menghilangkan attrib tipe sistem file

-H : Untuk menghilangkan attrib tipe hidden file

/S : Untuk memproses seluruh folder dan sub folder

/D : Memproses folder

* : Semua file/folder yang terdapat di USB Flashdisk

Setelah file bisa ditampilkan, jangan lupa untuk menghapus semua file application virus yang berekstensi .exe

demikian tip and trik yang saya peroleh semoga bermanfaat bagi kita semua

Digg it StumbleUpon del.icio.us
 
Copyright 2010 Mizzhack
Cintaku Blogger template by Mizzhack. Supported by Mizzhack